Jumat, 26 Juli 2013

Imam dan Ma'mum, "2 sosok penting yang tidak remeh"

    Shalat berjamaah mengandung 2 unsur yang penting yaitu, imam dan ma'mum. imam adalah pemimpin dan ma'mum adalah orang yang dipimpin. kali ini saya akan mencoba mengaji konsep imam dan ma'mum dari kacamata saya.

     Siapa sangka imam bukanlah hanya sekedar pemimpin yang melantangkan bacaannya ketika shalat, namun imam sangatlah bertanggung jawab dalam kekhusuyan dan diterimanya shalat jamaahnya. imam sangat membutuhkan konsentrasi yang tinggi serta daya hafal baik terhadap bacaan qur'an, tapi terhadap jumlah rakaat, jumlah takbir (ex.dalam shalat i'ed), dan jumlah gerakan shalat yang lainnya. begitu besar konsentrasi dan fokus yang imam lakukan harus tetep terjaga namun, fokus dan konsentrasi itu tidak boleh mengganggu kekhusyuan ibadah.
     Namun, tak disangka. walaupun ma'mum tanpaknya adalah perkejaan yang mudah, cuma mengikuti gerakan imam dan tidak perlu memikirkan jumlah rakaat, bacaan, dll. tapi, ma'mum merupakan pekerjaan yang sangat berat menurut saya. mengapa demikian? setiap orang dfitrahnya adalah diciptakan untuk menjadi pemimpin. ketika menjadi ma'mum ia merelakan dirinya untuk dipimpin oleh orang lain, dan siap mengikuti, mengoreksi, bahkan menggantikan posisi pemipin sewaktu-waktu ia dibutuhkan. bukan cuma itu, imam juga harus rela mendengarkan surat yang dibacakan ma'mum walaupun ia tak mengerti surat apa yang imam baca, tentu saja, dalam kondisi diam orang akan lebih susah untuk khusyu dan tetap istiqomah dalam menjaga pikiran maupun hati dari bisikan dunia luar. itulah sebagian tugas ma'mum yang memang sangatlah berat menurut saya.
   itulah tanggung jawab serta beban yang ditanggung oleh ma'mum dan seorang imam, sungguh masih banyak hal lain yang dapat kita pelajari dari shalat yang kita lakukan setiap hari. semoga bermanfaat dan menjadi pelajaran bagi kita semua, apabila ada salah mohon di benarkan dan apabila ada kebenaran sungguh itu datangnya hanyalah dari Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar